Wednesday, April 16, 2008

PUISI JALANAN


Di sini kami hidup
Berlari-lari 'tuk wujudkan kenyataan
Dan di sini pula kelak kami mati

Dari balik gedung-gedung jangkung
Kami menderita
Dari balik gedung-gedung jangkung
Kami menangis,berteriak
Menyuarakan kepedihan kami

Meski kami tidur beralaskan koran
Dan berselimut debu
Kami tak peduli
Ada semangat di hati kami
Tuk hadirkan secercah sinar kebahagiaan

Mereka arungi air mata kami
Berlalu pergi meninggalkan kami
Suara kami tak terdengar dan di dengar
Mereka berpicing mata bertutup telinga

Wahai para penguasa
Dengarlah suara tangisan kami
Kami tau dan mereka lupa
Bahwa mereka hidup dari uang kami
Keringat dan jerih payah kami
Derita dan air mata kami
Mereka tertawa di atas tangisan kami
Mereka tertidur disaat kami terjaga
Bahkan saat sang raja berbicara
Apalagi jika kami yang berteriak...?!?

Mereka bilang kami bodoh
Pemalas dan tak berguna
Tapi siapakah sebenarnya yang bodoh
Pemalas dan tak berguna...?!?

No comments: