Thursday, April 3, 2008

TERHEMPAS DIKEHENINGAN


Larut
Semakin mencekam
Beribu fatamorgana membelenggu satu jiwa
Angan jatuh di luar asa
Reraguan membentuk bongkahan

Sesat
Menguak keheningan malam
Tanpa cahaya tanpa suara
Langkah-langkah kaki
Menapak kesunyian hati

Diam. Sepi bersatu
Hancurkan keangkuhanku
Ketika ku terhempas di bumi keras
Serupa serpihan kaca
Yang mengharap dirangkai kembali

No comments: