Disuatu senja yang temaram,aku duduk ditemani sepi. Di atas gedung yang menjulang tinggi,seakan menantang langit. Sesekali kicau burung terdengar sayup-sayup. Perlahan fatamorgana mulai menghilang,berganti dengan aurora jingga yang merona. Pertanda Raja Kelana hendak beranjak ke peraduannya yang indah.
Aku terus memperhatikan tiap detilnya. Tak bergeming. Hingga tak terasa sang surya t'lah memejamkan matanya. Menghilang,seperti di telan bumi dan seolah habis digerogoti oleh gedung-gedung pencakar langit itu. Siang pun berganti malam. Lampu-lampu jalanan,kendaraan,dan gedung-gedung mulai memancar dengan anggunnya. Bintang-bintang terus bermunculan,membawa sinarnya yang terang nan indah. Purnama pun perlahan membuka matanya,menampakan wajahnya yang jelita. Menerangi seisi bumi,mengubah kegelapan menjadi terang benderang.
Tapi entah mengapa aku masih di sini,duduk terdiam. Membisu. Tanpa kata,tanpa suara. Seperti sedang banyak masalah,lebih tepatnya bosan. Bosan dengan kehidupan ini. Yach,aku memang sedang bosan dengan kehidupan yang begini-begini saja. Hari-hari yang ku lalui terasa hambar. Waktu-waktu yang ku lewati terasa datar. Kelabu. Tak berwarna. Dan tak berarti.
Kalaulah ku dapat terlahir kembali,ingin rasanya aku menjadi seperti merpati putih yang indah dan dipuja. Bisa terbang bebas ke mana saja seperti yang ku ingin. Bahkan terkadang bisa menjadi saksi cinta dua anak manusia dalam mengikat janji sehidup semati. Och.........alangkah indahnya............!!!
Aku terus memperhatikan tiap detilnya. Tak bergeming. Hingga tak terasa sang surya t'lah memejamkan matanya. Menghilang,seperti di telan bumi dan seolah habis digerogoti oleh gedung-gedung pencakar langit itu. Siang pun berganti malam. Lampu-lampu jalanan,kendaraan,dan gedung-gedung mulai memancar dengan anggunnya. Bintang-bintang terus bermunculan,membawa sinarnya yang terang nan indah. Purnama pun perlahan membuka matanya,menampakan wajahnya yang jelita. Menerangi seisi bumi,mengubah kegelapan menjadi terang benderang.
Tapi entah mengapa aku masih di sini,duduk terdiam. Membisu. Tanpa kata,tanpa suara. Seperti sedang banyak masalah,lebih tepatnya bosan. Bosan dengan kehidupan ini. Yach,aku memang sedang bosan dengan kehidupan yang begini-begini saja. Hari-hari yang ku lalui terasa hambar. Waktu-waktu yang ku lewati terasa datar. Kelabu. Tak berwarna. Dan tak berarti.
Kalaulah ku dapat terlahir kembali,ingin rasanya aku menjadi seperti merpati putih yang indah dan dipuja. Bisa terbang bebas ke mana saja seperti yang ku ingin. Bahkan terkadang bisa menjadi saksi cinta dua anak manusia dalam mengikat janji sehidup semati. Och.........alangkah indahnya............!!!


No comments:
Post a Comment